Tuesday, November 9, 2010

Al-Imam al-Syatibi (meninggal 790H) menyebut:

“Selemah-lemah hujah mereka (ahli bid`ah) ialah puak yang dalam mengambil amalan agama bersandarkan mimpi-mimpi. Mereka ini berpegang atau meninggalkan sesuatu amalan berdasarkan mimpi-mimpi tersebut. Mereka berkata: “Kami bermimpi lelaki solih tertentu berkata kepada kami: Tinggalkan ini!, buat ini”. Ini banyak berlaku kepada mereka yang mengamalkan panduan tasawwuf. Di kalangan mereka ada yang berkata: “Aku melihat Nabi S.A.W dalam mimpi, baginda berkata kepada sebegini..dan memerintah aku sebegini”. Lantas dia pun mengamalkannya dan meninggalkan apa yang ditetapkan oleh syari`at. Ini adalah salah, kerana mimpi selain para nabi tidak boleh menghukum ketetapan syarak, dalam apa keadaan sekalipun. Melainkan setelah dibentangkan kepada hukum-hakam syariat yang ada. Jika dibolehkan, maka ianya diamalkan, jika tidak ianya ditinggalkan”( Al-Syatibi, Al-`Itisam, 198, cetakan Dar al-Kitab al-`Arabi, Beirut).

Kata Dr. Yusuf al-Qaradawi:

Di sana ada golongan sufi yang melampaui batas dalam menilai ilham. Bahkan ada di kalangan mereka yang mengiranya sebagai jalan mengetahui kebenaran yang tidak akan silap. Mereka mencerca ulama syariat yang berpegang kepada dalil dan tidak menerima sesuatu dakwaan tanpa bukti daripada hujah yang baik atau akal atau wahyu”. (Al-Qaradawi, Taisir al-Fiqh li al-Muslim al-Mu`asir, m.s. 134, cetakan Muassasah al-Risalah, Beirut.)

No comments:

Post a Comment

WASIAT PENTING RASULULLAH YANG DILUPAKAN

Diriwayatkan dari Umar Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

"لا تطروني كما أطرت النصارى عيسى بن مريم، إنما أنا عبد، فقولوا عبد الله ورسوله"

“Janganlah kalian berlebih-lebihan dalam memujiku, sebagaimana orang-orang Nasrani berlebih-lebihan dalam memuji Isa bin Maryam. Aku hanyalah seorang hamba, maka katakanlah : Abdullah (hamba Allah) dan Rasulullah (Utusan Allah)”

(HR. Bukhori dan Muslim).

Dan Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

"إياكم والغلو، فإنما أهلك من

كان قبلكم الغلو"

“Jauhilah oleh kalian sikap berlebih-lebihan, karena sesungguhnya sikap berlebihan itulah yang telah membinasakan orang-orang sebelum kalian”

(HR. Ahmad, Turmudzi dan Ibnu majah dari Ibnu Abbas Radhiallahu’anhu).

There was an error in this gadget